Pemboikotan yang sangat Mengenaskan

0
315

Oleh: https://twitter.com/supraha

📌 Papan tulisan ditulis oleh Baghid bin Amir bin Hasyim, bukan Manshur bin Ikrimah bin Amir bin Hasyim, atau Nadhar bin al-Harits. Tangan penulisnya lumpuh di kemudian hari karena do’a Nabi Muhammad ﷺ

📌 Kesepakatan pemboikotan dibuat di Bani Kinanah dan berlaku tepat 3 (tiga) tahun yakni awal Muharram tahun ke-7 hingga Muharram tahun ke-10 Kenabian.

📌 Pemboikotan mencakup larangan jual-beli, menikah, bertamu dan bentuk mu’amalah lainnya. Barang di pasar kalau tidak diborong kafir Quraisy, dihargai dengan sangat mahal

📌 Pemboikotan ini begitu mengenaskan, tidak ada makanan, kecuali dedaunan dan kulit binatang. Banyak wanita dan anak-anak merintih kelaparan. Tubuh Abu Thalib dan Khadijah pun semakin lemah.

📌 Hakim bin Hizam pernah membawa gandum untuk bibinya, Khadijah r.a., namun dipergoki Abu Jahal, meski dibantu Abu al-Bakhtari hingga lolos

📌 Setelah 3 (tiga) tahun, Allah menurunkan sifat kasih kepada 5 (lima) orang kafir yang akhirnya berkonspirasi menggagalkan pemboikotan karena iba kepada saudara mereka di Bani Hasyim: Hisyam bin ‘Amr, Zuhair bin Abi Umayyah al-Makhzumy, al-Muth’im bin ‘Adi, Abu al-Bakhtari bin Hisyam, dan Zam’ah bin al-Aswad bin al-Muththalib.

📌 Piagam papan itu yang ditempel di bagian dalam Ka’bah itu ternyata telah dimakan rayap kecuali potongan kalimat: BISMIKA ALLĀHUMMA. Pemboikotan pun usai namun kaum kafir tetap semakin menjadi dalam memerangi Muslim. Allāh berfirman dalam Surat al-Qamar [54] ayat 2:

وَإِنْ يَرَوْا آيَةً يُعْرِضُوا وَيَقُولُوا سِحْرٌ مُسْتَمِرٌّ

Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata, “(Ini adalah) sihir yang terus menerus.”

Join Channel: https://t.me/supraha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here